Feeds:
Comments

Archive for January, 2013

Memang sih kesannya ngesok abis, tapi terima kasih banyak buat temen-temen yang bersedia meluangkan waktu dan bahkan meninggalkan komentar di blog baruku ini. Maaf kalau masih jauh dari memuaskan, abis, kalau sudah terbiasa bergaul sama 140 karakter–baca: Twitter, bikin posting-an panjang atau bahkan bikin cerita itu susahnya ampun tuhan.
Don’t give up on me, yes. I know, my insecurities maybe annoy you but what can I do? I can’t help it. It’s just flowing free like warm pee in the morning.

Okay, that’s just plain gross.

Anyway, niat awalku bikin blog ini adalah untuk tempat “melempar” cerita-cerita fiksi & non-fiksi yang sering aku tulis dan seringnya berakhir di flashdisk dan ujung-ujungnya kehapus karena makan tempat. Sempat nyesel, tapi imajinasi selalu berjalan terus, kan?

Nah, jadi jangan ragu buat kasih kritik atau saran atau request atau apa saja yang ingin kalian bagi. Monggo silahkan. Asal jangan kasih hati kalian, ya. Aku punya satu dan,god, satu aja sudah bikin emosi. *kikir-kikir kuku*

Salam kenal dan peluk cium,
Amanda S.

Advertisements

Read Full Post »

Not With You

I fell in love with the morning,
how you stumbled out of bed when you first woke up, and how your eyes groaned with exhaustion.

The way your hands grasped my hipbones while your lips stole the ending of my sentences.
Everyday with you felt like a month of Sunday mornings with white bed sheets and lazy smiles.

That same morning, I fell in love with the coffee shop down the street, and the way you asked for two sugars,
but you actually meant three.

The walk home from your house made me remember what Monday mornings feel like.

Somewhere in between falling in love with our midnight conversations that were exhaled through cigarette breaths and interrupted by coffee stains,
and reading the love notes you had written on my flesh,
I realized.

I am in love with the presence of your words and the feel of your existence.

But I am not in love with you.

(AD.)

Read Full Post »

Accidentally Into You di-posting di blog Portal Novel! Kyaaaaah! Monggo mampir di Muihihihihihi dan bolehlah lempar-lempar komentar. *winks*

Bibir Eric menyentuh bibir Lisa. Mulanya hanya menyentuh lembut, tapi semakin Eric sadar bahwa yang dia rasakan adalah bibir Lisa, perlahan Eric menggerakkan bibirnya. Lisa belum membalas ciumannya sehingga Eric tidak sabar dan berusaha membuka mulut Lisa dengan lidahnya. Posisi Eric kini tak lagi di sebelah Lisa, perlahan dia beringsut dan berada di atasnya. Dia menjaga sebisa mungkin agar berat tubuhnya tidak menindih tubuh Lisa yang mungil. Tanpa berhenti mencium, Eric menggenggam pergelangan tangan Lisa dan meletakkannya di samping wajah Lisa. Lisa masih saja belum membalas ciuman Eric, bibirnya terkatup rapat.

(more…)

Read Full Post »