Feeds:
Comments

Archive for January, 2014

‘Sup, y’all. Terima kasih sudah mau menunggu, meluangkan waktu dan membaca cerbung ini. Saya sangat, sangat, sangaaaaaat menghargai kalian semua. You guys are rainbow and unicorn in my dull life! *peluk*

Eric memarkir mobilnya di depan gedung  flat Lisa dan berjalan masuk sambil merapatkan coat-nya. Salju turun cukup deras malam itu. Membawa sekotak donat selai strawberry kesukaan Lisa, Eric berusaha berbaikan dengannya.

Eric sadar dirinya sudah bersikap dingin tanpa alasan yang jelas kepada Lisa. Maka dari itu malam ini Eric akan berbicara dengan Lisa, menjelaskan semua isi hatinya. Masa lalunya. Menarik napas panjang, Eric melangkah menuju kamar Lisa. Di dalam kepalanya, Eric sudah menyusun apa saja yang akan dia utarakan pada Lisa, berharap Lisa mau mengerti dan mau memaafkannya karena telah menjauh.

Beberapa langkah dari kamar Lisa, Eric tercengang.  (more…)

Advertisements

Read Full Post »