Feeds:
Comments

Archive for April, 2014

Ironis, Ruth. Kamu berkata “Aku sayang kamu” tepat pada saat kamu harus meninggalkanku.

Tentang seorang pemuda yang jatuh cinta dengan cara tidak biasa. Areno Damar atau Are, bertemu dengan Ruth di sebuah kapal feri yang berlayar menuju Bali. Cinta pada pandangan pertama? Entahlah, tapi yang pasti Ruth berhasil menarik perhatian Are hingga akhirnya, dari hanya pandangan yang bertemu berubah manis menjadi perbincangan yang tak kunjung henti.

(more…)

Advertisements

Read Full Post »

Hahaha, nunggu lama, ya? Maaf, maaf. Belakangan mendadak sibuk banget, jadi lupa-lupa terus kalau mau posting lanjutan AIY. Eric dan Lisa dan teman-teman semua jadi terbengkalai, deh. Ampuni daku, saudara-saudara. *tergeletak* Anyway, berhubung kisah Eric dan Lisa sebentar lagi mau selesai, aku berencana posting cerbung baru lagi. Kali ini enaknya cerita siapa, ya? Jess, Greg, mantannya Eric, si Bethany atau kalian pengin karakter baru aja? Komentar di bawah, ya! Sekali lagi maaf banget karena telat posting dan terima kasih karena mau sabar nungguin! I LOVE YOUH! :)

 

Lisa memanaskan air dan memeluk tubuhnya yang masih terasa dingin meskipun sudah memakai pakaian berlapis. Tenggorokannya makin sakit dan kini hidungnya ikut tersumbat. Wah, alamat sakit makin parah ini, batin Lisa lemas. Rasanya untuk berdiri sudah tidak ada tenaga lagi, tapi apa daya perutnya terasa lapar. Makanan terakhir yang dimakan Lisa adalah sup yang dibawakan Jessica kemarin. Setelah itu seharian dihabiskannya dengan tidur. Menghela napas dan mengambil sebungkus mi instan, Lisa menatap air yang dijerangnya sambil mengelus lengannya. Kepalanya sakit, tapi tanpa bisa ditahan, wajah Eric menyusup lagi dalam pikirannya. Tapi kali ini tidak ada air mata yang terbit, hanya perasaan hampa yang bergelayut, memberati hati Lisa.

Aku baru saja melihat Pak Levy bersama wanita lain, Lis. Maafkan aku.  (more…)

Read Full Post »